Spesifikasi Pipa HDPE yang Harus Anda Perhatikan

Spesifikasi Pipa HDPE yang Harus Anda Perhatikan! – Penggunaan pipa HDPE sangat diperlukan dalam berbagai bidang. Misalnya saja untuk pengadaan air bersih, saluran drainase dan bawah tanah, jaringan pembangunan air bersih di kawasan sulit air, dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal ini tentu membutuhkan jenis pipa yang benar-benar berkualitas baik dari spesifikasi mau pun dari teknis pemasangannya.

Pipa HDPE

Pipa HDPE

Jika ingin menggunakan pipa HDPE, maka sebaiknya Anda memilih yang spesifikasinya sudah berstandar internasional atau pun SNI. Pipa jenis HDPE ini memang agak riskan bila ada kesalahan atau perubahan dalam bentuk fisiknya. Untuk itu, dalam mobilisasi baik spesifikasi mau pun aksesoris pipa, Anda harus berhati-hati. Jangan sampai melempar atau menyeret pipa ini, karena akan menghambat proses instalasi nantinya.

Spesifikasi pipa HDPE itu sendiri merupakan data sheet dari pipa tersebut, yang menjelaskan bagus tidaknya kualitas sebuah pipa. Di permukaan pipa, biasanya akan ada bermacam tulisan yang menjelaskan spesifikasinya. Contohnya seperti nama perusahaan pembuat pipa, standar yang digunakan oleh pipa tersebut, schedul tekanan yang digunakan dalam pipa tersebut, berapa diameter yang dimiliki pipa, juga dimensi segmen pipa itu.

Spesifikasi pipa HDPE yang bagus berbahan dasar polietilena (PE) yang bermassa jenis tinggi atau biasa disebut PE-100. Bahan ini tidak akan membuat pipa mudah retak karena memiliki tingkat kelenturan yang sangat tinggi. Hal tersebutlah yang membuat pipa jenis HDPE bisa kuat sampai 50 tahun.

Spesifikasi ini tentu sebanding dengan harga pipa HDPE yang ada di pasaran. Tidak perlu ragu meski harganya agak sedikit berselisih dengan jenis pipa lain, karena memang spesifikasinya yang sudah terjamin. Selain itu, spesifikasi kelenturannya yang baik membuat pipa ini punya dua jenis bentuk yang berbeda, yaitu bentuk coil atau roll. Panjang masing-masing bentuk ini bisa mencapai 50 meter atau bahkan lebih setiap gulungnya.

Dalam hal penggunaan, spesifikasi pipa HDPE dibagi dalam bermacam jenis lagi. Hal ini disesuaikan dengan tekanan yang dibutuhkan. Spesifikasi tersebut antara lain  PN- 6,3 untuk saluran air bersih dengan  tekanan 6.3 Kg/cm²,  PN-8 untuk saluran air bersih bertekanan 8 Kg/cm², PN-10  untuk kebutuhan saluran air bersih dengan tekanan 10 Kg/cm², PN-12,5 untuk saluran air bersih tekanan 12.5 Kg/cm² dan PN-16 untuk saluran air bersih bertekanan 16 Kg/cm². PN sendiri merupakan singkatan dari Pressure Nominal atau tingkat kekuatan pipa terhadap sebuah tekanan. Biasanya, PN direpresentasikan dengan satuan bar atau pun kilogram per sentimeter persegi.

Selain beberapa spesifikasi yang sudah disebutkan tadi, ada juga spesifikasi teknis dari pipa HDPE. Spesifikasi itu antara lain ovalitas di pabrik sebelum pipa diekstruksi. Ovalitas ini nantinya akan membuat pipa menjadi pas saat digulung dan sesuai standar. Spesifikasi sifat mekanik sebuah pipa juga harus diperiksa. Pipa jenis HDPE harus memenuhi persyaratan uji hidrostatis sesuai standart yang diberikan pemerintah.

Nah, itu dia macam-macam spesifikasi dari pipa HDPE yang harus Anda perhatikan. Jangan sampai salah memilih pipa, apalagi sampai terjerumus memilih pipa yang palsu. Perusahaan pipa yang benar-benar bagus tentunya akan memenuhi semua standar spesifikasi yang telah ditetapkan, baik dalam skala nasional mau pun skala internasional. Pastikan juga pipa yang Anda beli berlabel SNI, dan punya surat lulus uji laboratorium. Semoga artikel ini bermanfaat!